Tasikmalaya – STIPER Berau (24/11)– Dewi Fatmawati, Ketua  Himpunan Mahasiswa Agroteknologi Sekolah Tinggi Ilmu Pertanian (HIMAGRO STIPER) Berau  bersama ratusan mahasiswa dari berbagai kampus se Indonesia mengikuti Seminar Nasional Forum Komunikasi dan Kerjasama Himpunan Mahasiswa Agronomi Indonesia (FKK HIMAGRI 2018  yang diselenggarakan Himpunan Mahasiswa Agroteknologi Universitas Perjuangan (Himagro Unper) Tasikmalaya.

Sekretaris Jenderal FKK HIMAGRI, Benny Rivaldy mengatakan, bahwa kegiatan Seminar Nasional ini adalah bagian dari cikal bakal mahasiswa pertanian untuk lebih memanfaatkan potensi lokal dalam membangun pertanian. “Di Indonesia sangat beragam komoditas lokal yang sebenarnya lebih dikembangkan lagi, eksistensi komoditas lokal harus lebih diangkat pada era milenial ini,” Ujar Benny, Jumat (23/11).

Seminar Nasional bertema “Pertanian Berbasis Kearifan Lokal Dalam Membangun Kedaulatan Pangan 2035”, kata Benny, Kegiatan ini merupakan program kerja dari Forum Komunikasi dan Kerjasama Himpunan Mahasiswa Agronomi Indonesia (FKK HIMAGRI) dan dihadiri oleh lebih dari 100 mahasiswa se Indonesia yang terdiri 30 Institusi Kampus, termasuk Sekolah Tinggi Ilmu Pertanian (STIPER) Berau .

Menurut Dewi, seminar nasional ini menghadirkan pemateri  dari Kepala BPTP Jawa Barat (Dr. Liferdi, SP., M.Si), Ketua PERIPI (Prof. Dr. Muhammad Syukur), Wakil Ketua Umum PISPI (Dr. Achmad Tjachja Nugraha) dan Juara Kick Andy Heroes (Adi Pramudyo).

Dari penyampaian pemateri, lanjut Dewi, disimpulkan bahwa sebagai mahasiswa pertanian harus lebih punya kontribusi besar dalam membangun pertanian ke arah lebih baik dengan melihat potensi saat ini maupun jangka waktu kedepan.

Sementara itu, Ketua Himagro Unper, Alin R Al Adawiah mengungkapkan, kegiatan seminar nasional ini merupakan kegiatan yang penting untuk mahasiswa sebagai bentuk realisasi Tri Darma perguruan tinggi yaitu pendidikan selain pembelajaran di perkuliahan.

“Mahasiswa merupakan agent of changes, yang harus membawa perubahan yang lebih baik. Isu ketahanan pangan menjadi tamparan bagi mahasiswa pertanian untuk memberikan solusi dengan diadakannya kegiatan seminar nasional bertema ” pertanian berbasis kearipan lokal dalam meningkatkan kedaulatan pangan 2035″, katanya.

 

Sumber : https://kabarpriangan.co.id/

Categories: Berita